Beranda Syakur Amin Sebut APM Garut Sangat Memprihatinkan

Syakur Amin Sebut APM Garut Sangat Memprihatinkan

5 bulan yang lalu - waktu baca 2 menit

Angka Partisipasi Murni (APM) adalah perbandingan antara jumlah siswa usia sekolah dengan jumlah penduduk usia yang sesuai. APM menjadi indikator daya serap pendidikan terhadap penduduk Indonesia usia sekolah. Sehingga APM diguakan untuk meghitung seberapa banyak penduduk Indonesia di usia sekolah yang memiliki dan mendapatkan akses dan fasilitas pendidikan sesuai dengan jenjang pendidikannya.

Dalam debat perdana calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Garut Rabu 23 Oktober 2024 lalu, calon bupati nomor urut 02 yakni menyebutkan bahwa APM Kabupaten Garut sangatlah memprihatinkan. APM Kabupaten Garut menurut Syakur Amin masih dibawah rata-rata yang sudah ditetapkan oleh Pemprov Jabar.

“ Salah satu indikator pembangunan adalah pendidikan. Pendidikan itu bisa dilihat dari berbagai macam indikator, salah satunya yang menarik adalah Angka Partisipasi Murni. Kita melihat bahwa Angka Partisipasi pendidikan di Kabupaten Garut, itu sangat memperihatinkan, selalu di bawah Jawa Barat, “ jelas Syakur.

Pemprov Jawa Barat menetapkan APM SD sebesar 96,75 persen, SMP 76,73 persen dan SMA 69,70 persen. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Garut APM Kabupaten Garut setiap tahunnya sangatlah dinamis. Berikut angka APM Garut dari tahun 2020 - 2023:

APM Sekolah Dasar :

  1. 2020 = 99,07 persen

  2. 2021 = 99,40 persen (naik)

  3. 2022 = 97,18 persen (turun)

  4. 2023 = 97,97 persen (naik)

APM Sekolah Menengah Pertama

  1. 2020 = 83,09 persen

  2. 2021 = 83,17 persen (naik)

  3. 2022 = 83,28 persen (naik)

  4. 2023 = 79,9 persen (turun)

APM Sekolah Menengah Atas

  1. 2020 = 51,91 persen

  2. 2021 = 51,95 persen (naik)

  3. 2022 = 52,21 persen (naik)

  4. 2023 = 60,04 persen (naik)

Berdasarkan data tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa APM Kabupaten Garut untuk Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah sudah berada diatas angka minimum Jawa Barat. Namun, APM untuk perguruan tinggi di Kabupaten Garut masih sangat rendah di mana APM perguruan tinggi di Kabupaten Garut pada tahun 2023 berada di angka 8,61 persen.

APM Perguruan Tinggi di Kabupaten Garut masih jauh d bawah APM perguruan tinggi Jawa Barat yang berada di angka 25,57 persen. Hal ini menunjukkan bahwa akses menuju pendidikan tinggi di Kabupaten Garut masih sulit dan tidak merata. Hanya segelintir orang yang bisa mengakses pendidikan tinggi di Kabupaten Garut. 

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.