KBBI Kini Mencatat “Kapitil” sebagai Lawan Kata dari “Kapital”
Bahasa Indonesia terus berkembang dan memperkaya kosakatanya. Baru-baru ini, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) resmi mencatat istilah baru yang menarik perhatian warganet dan para penulis: Kapitil. Istilah ini ternyata memiliki fungsi yang penting dalam sistem penulisan, khususnya tentang huruf.
Baca Juga: Asal Usul Istilah Indonesia dalam Sejarah Panjang Bangsa
Apa Itu “Kapitil”?
Secara resmi, kapitil adalah istilah yang dipakai untuk menyebut huruf kecil seperti a, b, c, dan seterusnya dalam alfabet Latin. Istilah ini telah masuk dalam daftar kosakata KBBI sebagai lawan kata atau antonim dari “kapital”, yang biasa dikenal sebagai huruf besar (A, B, C).
Dengan kata lain:
-
Kapital → huruf besar seperti A, B, C.
-
Kapitil → huruf kecil seperti a, b, c.
Sampai saat ini, banyak orang masih menggunakan istilah “huruf kecil” dalam percakapan atau penulisan sehari-hari. Namun, kapitil adalah kata baku yang diakui secara resmi dalam KBBI.
Mengapa Ini Penting?
Pengetahuan tentang istilah kapitil dapat membantu penulis, pelajar, jurnalis, hingga pengguna bahasa lainnya untuk memahami dan memakai terminologi yang tepat dalam konteks penulisan dan tipografi. Meski belum populer luas di kalangan masyarakat umum, pengakuan kapitil dalam KBBI menunjukkan bahwa bahasa Indonesia memiliki sistem leksikon yang semakin lengkap dan terstruktur.
Baca Juga: RUU KUHAP Disahkan: Apa Arti dan Dampaknya Bagi Masyarakat Indonesia?
Kapital vs Kapitil: Beda Fungsi dalam Penulisan
Meski sama-sama berkaitan dengan huruf, istilah kapital dan kapitil menunjukkan fungsi yang berbeda:
-
Kapital dipakai dalam penulisan awal kalimat, nama diri, gelar, dan judul.
-
Kapitil merujuk pada huruf-huruf kecil yang digunakan di luar aturan tersebut.
Dengan mengetahui istilah ini, pembaca dapat lebih paham aturan penggunaan huruf dalam tulisan yang baku dan tepat sesuai kaidah kebahasaan Indonesia.
Istilah kapitil kini sudah resmi diakui oleh KBBI sebagai lawan kata dari “kapital” dan berarti huruf kecil. Meskipun penggunaannya belum umum dalam percakapan sehari-hari, istilah ini merupakan bagian penting dari kosakata bahasa Indonesia baku yang perlu diketahui oleh para penutur bahasa.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.