Beranda Semakin Bertambah Usia, Kenapa Waktu Terasa Cepat Berlalu
ADVERTISEMENT

Semakin Bertambah Usia, Kenapa Waktu Terasa Cepat Berlalu

2 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Semakin Bertambah Usia, Kenapa Waktu Terasa Cepat Berlalu, Source: Istimewa

Waktu terasa semakin cepat seiring bertambahnya usia karena perubahan persepsi waktu dan cara otak memproses pengalaman dalam kehidupan sehari-hari.

Banyak orang merasa waktu berjalan semakin cepat seiring bertambahnya usia, bahkan momen yang dulu terasa lama saat ini seperti berlalu begitu saja. Perubahan ini berkaitan dengan persepsi waktu yang dipengaruhi oleh cara otak memproses pengalaman dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Detoks Media Sosial Bisa Bikin Lebih Produktif? Ini Waktu Idealnya!

Alasan waktu terasa lebih cepat

Persepsi waktu seseorang berubah seiring bertambahnya usia karena cara otak memproses informasi tidak lagi sama seperti saat masih kecil. Pada masa anak-anak, otak lebih aktif menyerap pengalaman baru sehingga waktu terasa berjalan lebih lambat.

Seiring bertambahnya usia, kemampuan otak dalam memproses informasi visual mulai melambat karena jaringan neuron semakin kompleks. Menurut Adrian Bejan, kondisi ini membuat jumlah informasi yang diproses berkurang sehingga persepsi waktu terasa lebih cepat dibandingkan saat masih muda.

Selain itu, perbandingan usia juga memengaruhi persepsi waktu dalam kehidupan sehari-hari. Satu tahun bagi anak kecil terasa lebih panjang karena merupakan bagian besar dari hidupnya, berbeda dengan orang dewasa yang memiliki pengalaman lebih banyak.

Cara memperlambat Persepsi waktu

Seiring bertambahnya usia, seseorang cenderung menjalani rutinitas yang sama sehingga pengalaman baru semakin berkurang dari waktu ke waktu. Hal ini membuat otak tidak memiliki banyak hal baru untuk diingat, sehingga persepsi waktu terasa berjalan lebih cepat dalam keseharian.

Untuk mengatasinya, mencoba hal baru merupakan salah satu cara efektif agar waktu terasa lebih panjang dan lebih bermakna. Aktivitas sederhana seperti mengganti rutinitas, mencoba hobi baru, atau mengeksplorasi hal berbeda dapat membantu otak tetap aktif memproses pengalaman.

Menurut Cindy Lustig, periode yang dipenuhi berbagai peristiwa baru dapat membuat waktu terasa lebih panjang saat diingat kembali. Selain itu, menerapkan mindfulness dengan fokus pada momen saat ini juga membantu menjaga persepsi waktu tetap seimbang.

Baca juga: Mengapa Hobi Kreatif Bisa Membuat Otak Lebih Tajam? Ini Penjelasannya

Nah Warginet, waktu sebenarnya tidak berjalan lebih cepat, tetapi persepsi waktu kita yang berubah seiring bertambahnya usia dan pengalaman hidup. Dengan mencoba hal baru serta lebih menikmati setiap momen, kamu bisa membuat waktu terasa lebih panjang dan hidup menjadi lebih bermakna.

 

Sumber: National Geographic Indonesia

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.