Talaga Bodas, Tempat Pariwasata Paling Hits di Hindia Belanda pada Tahun 1934

Talaga Bodas, Tempat Pariwasata Paling Hits di Hindia Belanda pada Tahun 1934

Talaga Bodas terkenal dengan keindahannya sejak dulu, bahkan pada di awal tahun 1900-an Talaga Bodas menjadi salah satu tujuan pariwisata yang paling sering dikunjungi oleh para turis, khususnya turis asing yang sebagian besar berasal dari negara-negara di Benua Eropa.

Keindahan Talaga Bodas ini tersebar dari mulut ke mulut hingga pada akhirnya keindahan Talaga Bodas ini tersebar melalui foto yang diambil oleh fotographer Thilly Weissenborn. Setelah hasil fotografi Talaga Bodas tersebar di Eropa ini Talaga Bodas semakin banyak dikunjungi dan menjadi salah satu daya tarik pariwisata utama di Garut pada masa itu.

Hingga Gubernur Jenderal yang menjabat pada saat itu yakni Bonifacius Cornelis de Jonge pada tahun 1934 memutuskan untuk menjadikan Talaga Bodas sebagai salah satu objek wisata paling penting di Hindia Belanda. Hal ini diputuskan karena banyaknya wisatawan asing yang senang dan menikmati keindahan alam yang disungguh di Talaga Bodas.

Seperti yang disebutkan bahwa destinasi pariwisata di Hindia Belanda khususnya di Garut dapat dikenal wisatawan karena dari kabar lisan yang terus beredar dari mulut ke mulut. Karena kabar yang tersebar inilah Pemerintah Hindia Belanda terus mengembangkan pariwisata di wilaya Nusantara termasuk Garut, bahkan Pemerintah Hindia Belanda membangun Dust East Indies Tourism Agency yang bertugas untuk mengatur bidang pariwisata di Hindia Belanda.

Pariwisata di Garut sudah terkenal sedari dulu, bahkan banyak wisatawan asing yang terinspirasi akan keindahan Garut dan kemudian dituangkan ke dalam tulisan hingga karya seni. Sebagai daerah wisata Talaga Bodas harus dirawat, dalam merawat Talaga Bodas ini Pemerintah Hindia Belanda membangun sebuah badan yang bertugas untuk menjaga, mempromosikan dan merawat tempat wisata yang ada di Hindia Belanda termasuk Talaga Bodas.

HIndia Belanda mendirikan organisasi pariwasata yang bertujuan untuk memaksimalkan potensi wisata di tanah Nusantara, organisasi ini dikenal sebagai Vereeniging Toerstenverkeer atau VTV yang didirikan pada tahun 1908. Organisasi ini berusaha untuk memfasilitasi tempat pariwisata di Hindia Belanda agar menjadi tempat pariwisata yang layak.

Organisasi VTV ini juga mempromosikan pariwisata di Nusantara hingga mancanegara. Usaha-usaha yang dilakukan oleh VTV ini berhasil menaikan pariwasata di Nusantara dan berhasil menarik perhatian berbagai banyak pihak untuk berkunjung ke Hindia Belanda.

Bahkan VTV membuat sebuah buku yang berisakan informasi yang dibutuhkan seperti rute perjalanan, peta, aktivitas yang dapat dilakukan hingga informasi fasilitas yang disediakan sehingga dapat memudahkan para wisatawan.

 

Sumber : voi.id


Baca lainnya

0 Komentar :

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.