Tradisi Ramadan Unik yang Dirayakan di Berbagai Belahan Dunia
Ragam tradisi Ramadan yang unik di dunia, dari nyanyian anak di Uni Emirat Arab hingga padusan di Indonesia, mencerminkan sejarah, budaya, dan kearifan lokal.
Bulan suci selalu identik dengan beragam tradisi Ramadan yang dijalankan oleh umat Islam di berbagai pelosok dunia. Melansir dari CNBC Indonesia, berikut tradisi Ramadan unik di sejumlah negara yang dipengaruhi oleh budaya, sejarah, hingga kearifan lokal masing-masing.
Baca juga: Fakta Negara dengan Puasa Terlama di Dunia, Ada yang Tembus 21 Jam
Haq al Laila
Tradisi di Uni Emirat Arab ini diawali dengan haq al laila yang digelar pada 15 Sya’ban sebagai penyambutan bulan suci Ramadan. Anak-anak mengenakan pakaian cerah sambil bernyanyi dan mengumpulkan permen, mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan dalam budaya setempat.
Meriam Iftar
Meriam Iftar sebagai tradisi Ramadan di Lebanon yang ditandai dengan dentuman meriam saat waktu berbuka puasa tiba setiap hari. Kebiasaan ini dipercaya bermula dari Mesir pada masa Ottoman dan kemudian menyebar ke berbagai negara Timur Tengah sebagai penanda magrib.
Lentera Mesir
Lentera Mesir identik dengan fanous atau lentera warna-warni yang menghiasi jalan dan rumah warga Mesir. Lentera ini melambangkan kegembiraan dan persatuan, serta memiliki akar sejarah sejak masa Dinasti Fatimiyah di Kairo.
Lagu Albania
Tradisi Ramadan di Albania dilakukan oleh komunitas Muslim Roma dengan menyanyikan lagu tradisional keliling menggunakan alat musik lodra. Mereka mengumumkan waktu berbuka dan sahur, lalu disambut keluarga yang merayakan momen kebersamaan tersebut.
Padusan Indonesia
Tradisi Ramadan di Indonesia salah satunya adalah padusan yang dilakukan masyarakat Jawa sebelum bulan puasa tiba. Ritual mandi di mata air melambangkan penyucian diri serta menjadi bagian dari perpaduan nilai agama dan budaya lokal.
Baca juga: Kenapa Awal Puasa Bisa Berbeda Jelang Ramadan? Ini Penjelasannya
Nah Warginet, tradisi Ramadan di berbagai negara menunjukkan kekayaan budaya yang tetap sejalan dengan makna spiritual di bulan suci Ramadan. Dengan memahami tradisi Ramadan dari berbagai penjuru dunia, kita bisa semakin menghargai keberagaman dalam satu semangat ibadah.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.