Batik Garutan Sudah Ada Sejak Abad-17 lho!


Siapa yang tidak tahu batik yang merupakan kain khas Indonesia ini merupakan salah satu kesenian kuno yang ada di Indonesia. Di Garut sendiri Batik sudah digunakan sejak abad ke-17 atau mungkin sebelum itu. Di Garut batik digunakan sebagai bahan sandang atau bahkan beberapa kain batik juga dijadikan sebagai barang simpanan ataupun barang berharga karena terdapat kain yang terbuat dari bahan-bahan yang langka.

Batik Garutan semakin berkembang ketika Karel Frederik Holle yang merupakan seorang administratur Perkebunan Teh Wasapada membantu untuk mengembangkan batik Garutan. Sebagai seorang administratur Holle menyediakan sebuah tempat di sekitar perkebunan teh dan mengajari para pegawai kebun teh untuk membatik. Kemudian keahlian membatik ini diturunkan secara turun-menurun.

Salah satu warga yang ahli dalam membatik adalah Masmin yang sudah membuat industri batik di rumahnya sejak tahun 1910, Masmin merupkan generas i pertama pembatik di Kota Garut yang menjual batiknya secara luas. Kemudian pada tahun 1930-an seorang perempuan dari Solo yakni Ayu Iti bersama Muksan membangun industri rumah tangga kerajinan batik di Garut.

Produksi kerajinan batik yang dibuat oleh Ayu Iti sangat beragam mulai dari batik Garutam hingga batik Solo. Rumah produksi batik Ayu Iti ini terletak di Jalan Gunung Lumbung. Batik Garutan semakin maju dan terkenal pada tahun 1945 dan mengalami masa kejayaannya pada tahun 1967 hingga 1985.

 

 

 

 

 

Sumber : Album Garoet Tempo Doeloe, Sudarsono Katam dan Rachmat Affandi 


0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka

  • Oleh Infogarut
  • 06, Jun 2024
Habitat Kukang Jawa di Kamojang