Ini Dia Minuman yang Disarankan Ahli Gizi untuk Buka Puasa
Minuman hangat seperti air putih menjadi pilihan terbaik saat buka puasa menurut ahli gizi karena membantu menjaga keseimbangan suhu dan kebutuhan cairan harian.
Minuman manis dan dingin sering menjadi pilihan utama saat berbuka puasa karena dianggap cepat menghilangkan dahaga. Namun, ahli gizi justru menyarankan jenis minuman berbeda agar tubuh lebih stabil dan cairan yang hilang selama puasa dapat tergantikan dengan optimal.
Baca juga: 7 Manfaat Minum Air Putih, Bisa Turunkan Berat Badan!
Minuman Tepat Saat Buka
Ahli gizi dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas Muhammadiyah Semarang, Toto Sudargo, menyebut bahwa minuman paling tepat saat buka puasa adalah air putih hangat. Ia menilai pilihan minuman ini lebih aman bagi tubuh yang seharian dalam kondisi perut kosong serta rentan perubahan suhu.
Melansir dari Kompas.com, Toto menerangkan bahwa minuman dingin seperti es sebaiknya tidak langsung dikonsumsi saat berbuka puasa. Dikhawatirkan kondisi suhu tubuh yang meningkat selama berpuasa menjadi tidak stabil jika tiba-tiba menerima minuman bersuhu rendah.
Perut yang kosong membuat tubuh lebih sensitif terhadap perubahan suhu secara mendadak. Jika langsung mengonsumsi minuman es saat berbuka, tubuh bisa merespons dengan pusing, demam ringan, atau rasa tidak nyaman akibat adaptasi suhunya yang ekstrem.
Aturan Minum Selama Puasa
Selain memilih jenis minuman yang tepat saat berbuka puasa, kebutuhan cairan harian selama bulan Ramadan juga harus diperhatikan. Orang dewasa memerlukan sekitar 2.000 hingga 2.500 mililiter cairan per harinya agar tubuh tetap terhidrasi serta tidak mudah merasa lemas.
Dokter spesialis gizi klinik Universitas Indonesia, Mulianah Daya, menyarankan pola minuman 4-2-2 untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Pola tersebut dilakukan dengan membagi konsumsi air putih saat sahur, berbuka, setelah tarawih, hingga sebelum tidur secara bertahap.
Pada anak-anak, kebutuhan cairan lebih rendah yakni sekitar 1.500 hingga 2.000 mililiter per hari. Minuman dapat diberikan dengan pola 3-3-2 atau 2-4-2 dengan takaran sekitar 200 mililiter per gelasnya agar kebutuhan cairan tetap terpenuhi selama puasa.
Baca juga: Alasan Mudah Ngantuk saat Puasa, Ternyata Bukan Karena Nasi
Bagi Warginet, memilih minuman yang tepat saat berbuka puasa bukan sekadar soal rasa segar, tetapi juga menjaga kesehatan tubuh selama Ramadan. Air putih hangat menjadi pilihan sederhana yang membantu menstabilkan suhu tubuh serta mengembalikan cairan secara bertahap.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.