Beranda LITBANGKES Pangandaran Rekomendasikan Komsumsi Telur Untuk Menangani Stunting Di Garut

LITBANGKES Pangandaran Rekomendasikan Komsumsi Telur Untuk Menangani Stunting Di Garut

3 tahun yang lalu - waktu baca 2 menit

Tim Penelitian Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kabupaten Pangandaran merekomendasikan konsumsi telur untuk penanganan stunting di Kabupaten Garut dari hasil penelitiannya. Rekomendasi ini tentang gizi telur yang memiliki manfaat untuk menangani bayi gizi kurang atau gagal tumbuh tersebut.

Melansir dari Jabarantaranews, Wakil Bupati Garut, Jawa Barat, Helmi Budiman mengajak masyarakat rutin mengkonsumsi telur sebagai asupan gizi tambahan. Asupan gizi tambahan terutama kepada anak untuk mengatasi maupun menurunkan kasus "stunting" atau gagal tumbuh pada anak.

Ia menuturkan persoalan gagal tumbuh pada anak di Garut mendapatkan perhatian dari tim Penelitian Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kabupaten Pangandaran.

"Berbagai pihak yang ingin membantu upaya percepatan penurunan 'stunting' adalah dengan memberikan telur pada balita gizi kurang dan 'stunting'. Bisa melalui Dinas Kesehatan, kecamatan, puskesmas juga desa/kelurahan," kata Helmi Budiman di Garut, Jumat (10/12).

Hasil penelitian tim Litbangkes Pangandaran itu, kata Helmi, merekomendasikan kepada Pemerintah Kabupaten Garut tentang gizi telur yang memiliki manfaat untuk menangani bayi gizi kurang atau gagal tumbuh.

Helmi setuju dengan rekomendasi itu dan meminta Dinas Kesehatan Garut untuk merealisasikan program makan rutin tiap hari selama enam bulan.

"Saya sangat setuju, jika sebutir telur setiap hari sebagai upaya percepatan penurunan 'stunting' di Kabupaten Garut. Tentunya karena terjangkau, mudah didapat dan cukup murah, hanya Rp1.500-Rp2.000 per butir," kata Helmi.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinkes Garut Tri Cahyo Nugroho menambahkan, pihaknya akan mengsosialisasikan hasil penelitian ini.  Kepada Satgas Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Garut yang beranggotakan unsur-unsur SKPD, kecamatan, puskesmas, profesi, perguruan tinggi. Juga kepada PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga), pendamping PKH, Forum Garut Sehat dan unsur lainnya.

Sebelumnya Litbangkes Pangandaran melakukan penelitian selama kurang lebih 10 bulan, menyimpulkan beberapa poin rekomendasi salah satunya sebutir telur setiap hari. Menurutnya hal ini sangat efektif dan terjangkau dalam upaya percepatan penurunan "stunting".

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.