Sale Pisang Buatan Garut Siap Terbang ke Malaysia, Nilai Ekspor Capai Rp1,7 Miliar

Sale Pisang Buatan Garut Siap Terbang ke Malaysia, Nilai Ekspor Capai Rp1,7 Miliar

Produk sale pisang buatan industri kecil menengah (IKM) Garut berhasil masuk pasar Malaysia. Sebanyak 2.600 bal sale pisang akan dikirimkan mulai hari ini, Rabu (27/9/2022).

Bupati Garut Rudy Gunawan berharap melalui launching ekspor perdana sale pisang ke Malaysia ini bisa meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Garut

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Diperindag ESDM) Garut, Nia Gania Karyana, mengungkapkan pihaknya masih banyak pekerjaan rumah (PR), salah satunya dengan menyiapkan IKM agar produk yang dijual bisa bertahan lama.

Kemudian dari Direktur PT. Lestari International Group selaku pihak eksportir, Kurniawan Seviyana, mengatakan untuk ekspor perdana ini akan mengirimkan 2.600 bal sale pisang dengan nilai order sebesar Rp416 juta per minggu, dan ketika ditotalkan nilai orderannya dapat mencapai angka Rp1,7 miliar.

"Alhamdulilah sekarang kita bisa ekspor langsung, khususnya sale dari Garut full saru kontainer, di mana sebelumnya kita itu cuma beberapa produk aja yang di Garut yang kita ambil, biasanya kita ekspor di Ciamis. Tapi mulai Insya Allah nanti hari Rabu kita dimulai ekspor perdana dari Garut, ini kita rencana kontinyu," katanya.

Pelaku usaha dari IKM Sale Pisang Mubarok, Kustiawan Rasyid yang dikenal sebagai Agus sale mengaku pihaknya bisa memproduksi 150 bal sale pisang perhari. Selain itu, untuk memenuhi orderan dari pihak Malaysia, dirinya akan bekerjama dengan beberapa IKM lain termasuk juga berkolaborasi dengan Disperindag ESDM Garut agar kontinuitas produk bisa terus terpenuhi.

"Alhamdulilah bisa memajukkan banyak IKM-IKM di sini. Saya juga enggak bisa sendiri, jadi kita ada gabungan IKM dari berbagai tempat karena tidak bisa memasok dengan sejumlah banyak segitu," ujarnya.


Baca lainnya

0 Komentar :

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.